Beranda > Bebas > Menanti Menjadi Pilihan

Menanti Menjadi Pilihan

Dalam malam..
Adakah kelam saat sujud menjadi tenteram..
Saat hati sibuk memasukan-MU dengan kalam..

Oh Pemilik Segala Kekayaan dan Kekuasaan..
Perkara masa depan adalah kemutlakan dari-Mu
Tidak ada daya dan Upaya selain atas ijin-Mu

Dalam sisa subuh menjelang fajar..
Wajah berbinar tanda syukur..
Tubuh bersinar tanda taqwa tak luntur…
Ujian demi ujian Engkau gelar..
Namun dalam hati harap Engkau beri rasa tak gentar..
Harap cinta pada-Mu mengalahkan kebathilan hati ini dan meninggikan yang benar..

Di sudut hati yang terdalam..
Dalam harap terpendam..
Ingin rasa kaki menginjakkan kaki di Tanah Adam..
Tanah yang pertama kali Nabi-Mu menginjakkan kakinya dalam-dalam..
Setelah terbuang dari Surga yang penuh ‘salam’…

Ijinkan..
Dan jadikan hamba pilihan…
( ditengah kekurangan diri sebanyak buih di Lautan… kuharap Engkau Yang Maha Bijaksana melihat setetes minyak wangi kasturi dapat berguna..meski satu tetesan)

Ditengah penantian menjadi pilihan..

(road to Hind-India, Pakistan, Bangladesh : December 2012, Insya Allah)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: