Tanjung, KLU menunggu turunnya Rahmat dan Hidayah di Bulan Muharrom Yang Mulia…

      Tak terasa sudah setahun lebih sejak gempa melanda Bumi Dayen Gunung…
Kali ini, pada hari Sabtu, tanggal 21 September 2019, bertepatan dengan 21 Muharrom 1441 Hijriyah, kami datang kesana bukan untuk melihat keganasan gempa setahun yang lalu, tapi kami datang untuk mengharap rahmat dan hidayah turun untuk kami, juga masyarakat Lombok Utara serta ummat seluruh alam, dengan kedatangan Kyai kami tercinta, Kyai Gus Ubaidillah Ahror, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah, Temboro, Karas, Magetan, Jawa Timur.
Perjalanan memakan waktu sejam lebih dan tepat saat sholat Maghrib berjamaah akan dilangsungkan kami tiba di Lokasi pengajian. Kami pun langsung bergegas mengisi shaff sholat dan melaksanakan sholat dengan berusaha sekhusyu’ mungkin. Sholat Maghrib diimami langsung oleh Sang Kyai yang kami cintai.
Kemudian, setelah sholat sunnah ba’diyah maghrib kami pun kemudian dengan tawajjuh mendengarkan Pengajian yang disampaikan oleh Kyai yang akrab disapa dengan Kyai Ubaid.
Berikut beberapa petikan nasehat beliau yang berhasil kami tulis dan kami coba bagi di Blog ini. Semoga bermanfaat.
Pesan Kyai Gus Ubaid :
– Hal yang dapat membuat hati gelap adalah sering bermaksiat kepada ALLAH, dan yang  membuat hati tenang adalah senantiasa berbuat taat kepada ALLAH.
– Perbaiki hubunganmu dengan ALLAH agar sejahtera dan damai serta selamat hidupmu.
–   Senantiasa mengamalkan sunnah Rasulullah dalam setiap detik kehidupanmu.
– Senantiasa ingatlah akan apa yang akan kau kerjakan, apakah hal itu akan menghasilkan pahala ataukah dosa??
–  Senantiasa ingatlah bahwa setiap amalan yang kita kerjakan, akan diperlihatkan kepada Rasul. Jadi jika kita membuat amalan kebaikan, maka hal itu akan membuat Rasul gembira, dan begitu sebaliknya.
–   Senantiasa ingatlah akan kematian, bahkan jadikan ia sebagai wiridan. Yakni katakanlah, “Mati, mati, mati.” sehingga ketika akan berbuat maksiat, kita akan takut dan tidak jadi melakukannya.

(Insya ALLAH, niat amal dan sampaikan)…

Setelah sholat isya’ dan rawatibnya, kemudian acara khidmat pun berlangsung. Semua peserta Pengajian dibagikan tho’am untuk makan malam. Masya ALLAH, setelah ruhani diisi, maka jasmani pun diisi. Alhamdulillah.

Kami pun akhirnya pulang, membawa sebait asa dan harap..
untuk KLU dan masyarakatnya…
Juga untuk diri kami, keluarga kami dan ummat seluruh alam..
semoga kedepan, kebaikan-kebaikan akan tercurah untuk kami. Setelah duka, setahun yang lalu, menyelimuti KLU..
Insya ALLAH…Aamiin!!!

 

Iklan

CINTA SEJATI ITU ADALAH…

w644

Cinta sejati itu adalah  bagaimana bisa bersama dengannya bukan hanya didunia yang fana ini, tapi bisa bersama dengan orang yang kita sayangi, yang kita cintai sampai disurgaNYA…insya ALLAH
jadi mari  kita saling menjaga agar fokus kita menuju kebersamaan yang hakiki itu terus terarah…

( semoga ALLAH terima amal kebaikanmu dan ampuni dosa Bapak..aamiin )

Kategori:Bebas, Muslim Tag:

Jika……….

Jika ingin dikenal oleh ALLAH, maka ajak orang untuk mengenal ALLAH..
Jika ingin dicintai ALLAH, maka ajak orang untuk mencintai ALLAH..
Jika ingin disayang oleh ALLAH, maka ajak orang untuk menyayangi ALLAH..
Insya ALLAH??!

Pesan Romo Kyai Uzairon Rahmatulloh ‘alaihi…

“Jangan tinggalkan istoghosah…
Karena kita tidak tahu masa depan itu akan seperti apa..”
(Pesan dari Allohuyarhamu Romo Kyai Uzairon Rahmatulloh ‘alaihi.)

HIJRAH AKHIR ZAMAN..

Suatu perjalanan adalah salah satu dari azab..
perjalanan terkadang melelahkan, menyebalkan..
namun akan sirna setelah sampai di tujuan..
wajah ramah, senyum terkembang menyambut kedatangan..
ada suka, duka dan banyak hikmat dalam perjalanan..
Sungguh, sering bepergian menjadikan tinggi kebijaksanaan, luas wawasan dan dalam pemahaman.
Apalagi jika ada niat untuk dapatkan Ar-Rahman.
maka stiap duka akan berganti kebahagiaan,
setiap kesepian,akan berganti dengan kedekatan,
dan ridloNYA jadi tujuan..

( kepingan-kepingan memori saat saya melakukan perjalanan tuk meraih hikmah belum lama ini…Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Selatan, Masjid Jami’ Kebon Jeruk Jakarta Barat dll, menjadi saksi bahwa saya, Al-Faqir telah menjejakkan kaki, dengan niat muqorrobah kepada Dzat Yang Maha Suci dan Maha Pengampun… semoga ALLAH terima perjalanan ini…aaamiin!!! )

Mengharap Perjumpaan (Qoblal Akhiroh)…

salat-fatihi

Wangi bukhur..
Riangnya “nyanyian” hadhroh..
Nuansa kehadiran Sang Penghibur.
Telah menyeret ruh dalam suasana Munawaroh..

Kumencari cinta (dunia)..namun karunia ALLAH Pertemukanku dengan cinta yang hakiki..
Semoga sebelum mati, berjumpa denganmu, wahai Nabi..

Allohumma sholliy ‘alaa sayyidina Muhammadinil faatihi limaa ughliqo walkhootimi lima sabaqo, naashiril haqq bil haq wal haadi ilaa sirothakal mustaqiim wa ‘alaa aali haqqa qodrihi wa miqdarihil ‘azhiim.

MENEMUKAN KEBAHAGIAAN SEJATI..

Kebahagiaan sejati itu bukan dalam harta…
Kebahagiaan itu ALLAH letakkan bukan pula di dalam Pangkat, jabatan yang tinggi..status sosial yang mentereng..
Kebahagiaan itu bukan ALLAH letakkan dalam istri yang cantik dan banyak, anak yang banyak..Kebun yang luas, pertanian yang sukses,,perdagangan yang maju serta gelar yang banyak..
Namun Kebahagiaan itu ALLAH letakkan dalam Agama dan Amalan Agama sempurna sebagaimana dicontohkan oleh Baginda Rasulullah dan Para Shahabat…
Semoga ALLAH beri kita kefahaman…Aamiin…Insya ALLAH..

Kategori:Muslim Tag: